Pernah engga sih kalian mendengar
seminar, artikel, atau jurnal yang membahas mengenai SDGs?
Sebenernya apasih SDGs itu? Seberapa kenal kalian dengan SDGs ini? Dengan atau
tanpa kesadaran kita, beberapa kalangan masih belum mengenal tentang SDGs.
SDGs
atau yang dalam Bahasa Indonesia kita kenal sebagai Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan adalah suatu rencana aksi global jangka 15 tahun yang
disetuji oleh pemimpin-pemimpin dunia guna menciptakan kualitas masyarakat dunia yang lebih maju dan sejahtera. Beruntungnya kita dengan
adanya teknologi yang semakin maju dan mumpuni, SDGs lebih mudah kita kenal dan
kita "kepoin". Mudahnya akses informasi adalah salah satu privilege
kita sebagai millenials yang
seharunya tidak disia-siakan. SDGs disahkan pada 25 September 2015 di Markas besar PBB
dan dihadiri oleh 193 kepala negara dari seluruh dunia. Pada saat itu Indonesia
diwakili oleh wakil presiden kita yaitu Bapak
Jusuf Kalla.
Secara
lebih mendalam pada SDGs terdapat 17 tujuan dengan 169 target dan 240
Indikator. 17 tujuan tersebut terbagi dalam 4 pilar, yaitu :
1. Pilar Pembangunan Sosial
2. Pilar Pembangunan Ekonomi
3. Pilar pembangunan Lingkungan
4. Pilar Pembangunan Inklusif
& Cara Pelaksanaan.
Masing-masing pilar memuat
beberapa goals target dan indikator yang membantu memantau kesuksesan dari aksi
global ini.
Mungkin
banyak dari akademisi, pelajar maupun anak muda yang mengenal SDGs, tapi jarang
yang tahu kalau sebenarnya SDGs merupakan program lanjutan yang diawali oleh
adanya program MDGs. Adanya program SDGs ini tidak lepas dari kesuksesan MDGs
dalam membawa penduduk dunia menjadi lebih sejahtera. MDGs disahkan dan dimulai
pada Bulan September Tahun 2000 di New York, ditandatangani oleh kurang lebih
147 kepala negara dan kepala pemerintahan. MDGs merencakana pembangunan secara
global untuk 15 tahun kedepan yang berarti berakhir pada tahun 2015. Pada akhir
era-nya MDGs berhasil mengurangi hampir setengah dari penduduk miskin dunia.
Sehingga dibuatlah program lanjutan yaitu SDGs yang salah satu tujuannya
memberantas kemiskinan yang ada pada goals pertama “no poverty”.
MDGs memiliki 8 butir tujuan
sedangkan SDGs memiliki 17 goals. Goals yang terdapat dalam SDGs merupakan
pengembangan dan refleksi dari MDGs yang telah dilakukan selama 15 tahun.
Selain itu program SDGs telah mengalami improvement tidak hanya dalam segi
target yang ingin dicapai namun juga kolaborasi dan proses dalam mencapai
tujuan tersebut. SDGs mengusahakan kerjasama yang lebih erat antar negara,
dengan memberikan peran seimbang baik negara maju, negara berkembang dan negara
kurang berkembang sesuai porsinya masing-masing sehingga tanggung jawab bersama
ini dapat terlaksana dengan baik.
Pada SDGs ada beberapa target yang merupakan kelanjutan
dari MDGs, adapula beberapa target baru yang muncul. Beberapa goals yang
merupakan lanjutan dari MDGs adalah :
- Goals pertama pada MDGs adalah “reduce poverty and hunger”, pada SDGs
dipecah menjadi 2 goals yaitu goals pertama “no poverty” dan goals kedua “zero
hunger”. Dari awalnya mengurangi dan telah berhasil dicapai, saatnya benar
benar memberantas kemiskinan dan kelaparan.
- Goals kedua yaitu “achieve universal primary education”, pada SDGs menjadi
goals ke 4 “quality education”. MDGs
menargetkan penduduk dunia paling tidak dapat mengenyam pendidikan meski hanya
pendidikan dasar. Indonesia sendiri juga
telah membuat kebijakan wajib belajar 9 tahun pada tahun untuk membantu
mencapai tujuan ini. Pada SDGs dukungan pendidikan semakin digencarkan dengan
adanya target kesempatan belajar seumur hidup bagi setiap orang.
Adapun beberapa goals baru
yang muncul pada SDGs adalah goals 11 “Keberlanjutan Kota dan Komunitas”, 13 “Aksi
terhadap Iklim”, dan 16 “Institusi Peradilan yang Kuat dan Kedamaian”.
Informasi lebih lanjut dan lebih dalam tentang SDGs bisa
diakses di website resmi United Nation maupun website SDGs Indonesia. Masih
banyak informasi yang dapat digali dan kontribusi yang dapat kita berikan
sebagai generasi muda untuk mensukseskan tujuan pembangunan berkelanjutan agar
pada akhir era nya pada tahun 2030 dapat tercapai sesuai harapan.


Komentar
Posting Komentar