Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

xx

Kau tahu pasti, kita hanyalah sepasang ego yang saling keras kepala. Kadang kau --sengaja atau tidak-- telah menyakiti hatiku. Aku pun begitu, sering abai dan melukai perasaanmu. Namun, kita masih saja bertahan. Entah sampai kapan. Aku tidak pernah tahu ujung kisah ini bagaimana. Hanya saja, aku tetap ingin denganmu, meski mungkin esok kita akan bertengkar lagi sebelum saling rindu lagi. Akan saling menyakiti lagi sebelum sadar saling menguatkan kembali.

Bulan 1, tahun pertama

Bulan ini menjadi bulan sibuk banyak orang. Semakin hari semakin mendekati hari H, rapat demi rapat terus dilangsungkan. Dan lagi lagi berbicara tentang kebetulan, kita dipertemukan dalam kesibukan yang sama. Kau bukan orang yang asing, bukan saling asing, hanya saling bebas. Kau mengenalku, aku pun mengenalmu. Ya, hanya itu, atau mungkin, sekedar tau. Hampir dua tahun lamanya kita hidup berdampingan, tanpa berkaitan. Berada dalam satu dimensi, namun memiliki dunia yang berbeda. Duniamu milikmu, duniaku milikku.  Namun kali ini, mau tak mau, segan tak segan, alam dan semesta memaksa kita untuk terus berkaitan. Tak ada pikiran kau akan mengisi hidupku sedalam itu. Tak pernah terbesit dalam pikirku, untuk mengenalmu lebih dari ini, lebih dari sekadar partner kerja yang baik. Sampai hari H tiba, meski aku dan kau dituntut menghabiskan hari itu bersamamu, tak terpikir esok hari aku akan berkaitan denganmu (lagi). Seiring dengan semakin larutnya malam, selesainya rangkaian kerja k...

Prolog

Sore ini angin berhembus pelan menggoyangkan dahan-dahan pohon dengan belaian lembut, membuat beberapa daunnya terjatuh, didepanku terbentang hijaunya kebun dan sawah, berlatar belakang langit biru cerah dan semburat mega di angkasa.  Membuatku berpikir tentang cinta, lagi-lagi masa muda tak pernah lepas dari kata asmara. Layaknya tiap insan di dunia, aku pun memiliki kisahku sendiri. Aku ingin menuliskannya, untuk mengenang setiap detik waktu yang pernah kita lalui bersama, semoga selamanya. Untuk senja yang pernah menjadi berkali kali lipat indahnya.  Kalaupun kisah kita akan berakhir, setidaknya aku akan ingat, kau adalah seseorang yang pernah hadir dan membawa setumpuk kebahagiaan dalam diriku, pernah mengisi lembaran di buku kehidupanku, merangkai cita cita bersamaku. Aku akan ingat hari hari kita yang dipenuhi dengan senyum dan tawa, hari hari yang penuh dengan air mata, usaha kita menyatukan perbedaan yang begitu banyaknya, usaha kita mengalahkan ego, rasa bosan...