Jika kau berpikir puisi selalu saja berisi tentang hujan dan senja,
maka kau hanyalah pembaca yang duduk bersila di bibir samudra
enggan melangkahkan kaki menyentuh sedikit ombak yang terus mengundang
apalagi menenggelamkan diri kedalam dinginnya segara
membiarkannya menelanmu cuma-cuma
Aksara lebih dari sekadar menenun senja,
mensandiwarai setiap rintik hujan yang dijatuhkan oleh matamu
atau menghirup bunga-bunga indah asmara.
Rangkaian kata menggambarkan lebih dari sekadar indera
Karena tak semua hal dapat dipuaskan dengan gerak raga.
Kadangkala semua beban yang kau panggul diatas pundakmu,
semua amarah yang kau kubur dalam lempengan hatimu
atau seember air yang kau bendung didalam kelopak mata
agar tak keluar dari penjara maskara mu
lebih baik dipuaskan dalam rangkaian kata
Karena aksi manusia kadangkala jadi racun bagi perdamaian dunia
Sekali lagi, sajak tak hanya soal hujan dan senja.
-07/11/18 ditemani "So Far Away" didalam ruang 2x3.5 yang memenjaraku setiap hari
Komentar
Posting Komentar