Langsung ke konten utama

Teri(s)ak


Jika kau berpikir puisi selalu saja berisi tentang hujan dan senja,
maka kau hanyalah pembaca yang duduk bersila di bibir samudra
enggan melangkahkan kaki menyentuh sedikit ombak yang terus mengundang
apalagi menenggelamkan diri kedalam dinginnya segara
membiarkannya menelanmu cuma-cuma

Aksara lebih dari sekadar menenun senja,
mensandiwarai setiap rintik hujan yang dijatuhkan oleh matamu
atau menghirup bunga-bunga indah asmara.

Rangkaian kata menggambarkan lebih dari sekadar indera
Karena tak semua hal dapat dipuaskan dengan gerak raga.

Kadangkala semua beban yang kau panggul diatas pundakmu,
semua amarah yang kau kubur dalam lempengan hatimu
atau seember air yang kau bendung didalam kelopak mata 
agar tak keluar dari penjara maskara mu
lebih baik dipuaskan dalam rangkaian kata
Karena aksi manusia kadangkala jadi racun bagi perdamaian dunia

Sekali lagi, sajak tak hanya soal hujan dan senja.








-07/11/18 ditemani "So Far Away" didalam ruang 2x3.5 yang memenjaraku setiap hari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Life Goes On : rehat tidak membutuhkan alasan.

2 minggu lagi Bulan Desember akan berakhir. Ya, itu tandanya rangkaian peristiwa dan cerita di tahun ini juga akan berlalu begitu saja, sama seperti kisah-kisah yang sudah. Minggu ini adalah minggu terakhir perkuliahan, lebih tepatnya minggu ke 14. Setelah minggu ini berakhir akan ada ujian yang menanti di depan mata. Semua terasa sangat cepat, seperti baru saja kemarin aku memulai semester 4 dengan harapan lebih akan pencapaian pencapaian dunia, dan seperti baru saja aku membuat resolusi baru untuk tahun 2020. Jangankan setahun ini, bahkan aku baru saja menyadari keberadaanku di dunia sudah mencapai seperlima abad. Falsafah lama seringkali mengibaratkan waktu memiliki 2 sisi mata pisau yang sama tajamnya. Ia bisa membawamu pada puncak kesuksesan, atau menenggelamkan dan membunuhmu secara perlahan. Waktu itu sebuah harapan, tuntutan, namun juga sebuah cobaan. Rumit memang, tapi yang kutahu pasti, kita bisa berdamai dan berkawan baik dengannya. Kembali ke semangat awal tahun ku di tah...

Hati dan kata

Hati, tak seorangngpun mengerti apa yang ada dalam hati orang lain, karena hati tak bisa berkata, bibir yang berkata. Namun tak semua kata yang terucap sejalan dengan hati. Hati dan perasaan tak pernah menipu, perkataanmu lah yang menipu. Kau anggap seseorang dekat denganmu, hanya karena dia banyak berbagi cerita denganmu ? tak bisa. Mungkin lebih banyak lagi cerita yang tak ia ceritakan padamu. Bisa juga kau menganggap ia biasa padahal ia bercerita padamu hal-hal yang tidak ia ceritakan pada orang lain selain dirimu. Hargailah ia. Dia yang telah melimpahkan kepercayaannya padamu seorang.

KADANG ~

Kadang, ingin engkau disini duduk menemani ceritakan kisahmu sehari Kadang, ingin ku iringi kemana engkau pergi agar ku dapat lihat senyummu berseri. Kini kusadari, engkau begitu berarti isi ruang hidupku penuh arti :)