Ya Allah, lama banget gue gak nulis -- hampir 2 bulan ya ? eh emang 2 bulan ding *gimana sih*. Habisnya sibuk *wess :v udah ah langsung aja :v
Have you been dissapointed with something ?
Pertanyaan itu kuajukan padamu,iyaa kamuu *apasih* dan pada
diriku sendiri.
Berpikirlah sejenak, jawab pertanyaanku.
.
.
.
Jadi, jawabannya ?
I don’t know what’s your answer but, this is my answer. YES.
Dan mungkin itu kekecewaan dan penyesalan terbesar dalam hidup gue. Tapi gue
disini bukan mau cerita itu :p Gausah kepo --
Kupikir
semua orang pernah kecewa, *dan mungkin mengecewakan. Entah itu pada hal-hal
kecil, atau hal-hal besar. Entah itu hanya melibatkan dirinya sendiri atau
bahkan melibatkan banyak orang. Kekecewaan sering kali datang tanpa undangan
*yaiyalah al -_- emangnya kondangan. Ketika kita sudah mengharapka sesuatu,
apalagi jika ditambah dengan usaha-usaha untuk menggapainya, dan tiba-tiba..
ternyata.. hasilnya tidak sesuai harapan, Kecewa kan ?
Kecewa
juga bisa datang dari orang lain. *eaa. Sama sih sama sama mengharapkan, terus gak
sesuai harapan. Yaa..Syukur-syukur kalo itu masih bisa dirubah. Tapi kalo
enggak ?
“Kalo kamu berani
berharap banyak, berarti kamu juga harus siap kecewa banyak”
Kecewa
nya sih semua orang juga merasakan, tapi yang bikin beda adalah cara orang
menyikapi sebuah kekecewaan. Kalo orang
yang berharap à
usaha à
kecewa à
putus asa à
menyerah itumah banyak. *banget malah. Tapi orang orang besar, gak bersikap
seperti orang biasa, orang besar juga memiliki jiwa yang besar. Gimana ? mereka
bakalan menerima kekecewaan itu, hasil yang tidak sesuai harapan itu. Hal
wajar, semua orang pernah kecewa, tapi mereka gak cuma berhenti sampai situ. Ya,
untuk hal-hal yang tidak bisa lagi diubah, mereka akan berdamai, karena itu
akan menjadi masa lalu, semua orang juga punya masa lalu. Entah itu baik atau
buruk yang penting bagaimana mereka berubah menjadi lebih baik dari masa lalu,
mencari hal lain yang masih bisa diperbaiki, kemudian memperbaikinya. bukannya
malah TERJEBAK NOSTALGIA MASA LALU. Bagi yang bisa dirubah yaa mereka
berusaha merubahnya, walaupun nanti bisa saja mereka mengalami kekecewaan lagi,
they always try and try.
Apalagi
di usia-usia muda, sekitar 17, 18, 19.
Masih terlalu jauh untuk menggapai mimpi, mimpi mimpi besarmu. Tapi usia itu
usia yang tepat untuk MULAI mewujudkan mimpi mimpi itu. Usia yang tepat untuk
seseorang jatuh berkali-kali, kecewa berkali-kali, dan berusaha bangkit
berkali-kali.
Akhirnya,
kembali lagi berharap itu sama Allah *eaa tumben bener. Karena sekalipun Allah
ngasih jalan yang gak sesuai sama harapan kita, Allah berarti punya jalan lain
yang lebih baik dari harapanmu itu. Asalkan kamunya juga husnudzon.
Gimana
? masih kecewa gak ? Semoga kita semua diberikan jalan tebaik oleh Allah
*aamin.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus-_-
Hapus