Langsung ke konten utama

Sisa Waktu

Masih terlalu buram. Berkabut. Membingungkan. Perlu mengerahkan tenaga lebih untuk bisa berjalan meneruskan perjalanan yang kau mulai. Semua berlalu begitu cepat, ketika aku mulai mengenalmu. Yang kurasakan memang ini masih terlalu cepat, bahkan aku belum memahami mu sepenuhnya. Masih tersimpan banyak pertanyaan dalam pikiranku. Masih banyak bagian dalam hidupmu yang tak kuketahui. Semua masih buram. Bahkan aku tak menyangka ini akan terjadi. Apa kata dunia ?

Sadarkah kau kita memiliki banyak sekali perbedaan. Bahkan kita berasal dari lingkungan yang berbeda, yang tak pernah bersama, atau bahkan menyatu. Duniamu pun bukanlah duniaku. Terlalu banyak perbedaan antara kita. Terlalu banyak hingga aku pun tak dapat menyebutkannya satu persatu.

Lalu bagaimana aku dapat mengenalmu ? Bagaimana kau dapat mengenalku ? Semua itu terjadi begitu saja. Entah makhluk jenis apa yang merasuki dirimu atau diriku. Semua berjalan begitu saja setelah sekian lama kita berdampingan namun tak pernah menyapa. Sekarang yang harus kulakukan hanyalah menikmati waktu yang terus berjalan. Tanpa menuntut apapun. Membiarkan semuanya mengalir dengan apa adanya. Sembari kita mengenal satu sama lain. Aku yakin kau pun belum begitu mengenalku. Banyak hal yang tak kau ketahui. Itu juga kalau kau memang ingin mengenalku.

Namun, waktu mulai menipis. Akankah itu cukup untuk lebih mengenalmu ? Hingga hari yang memisahkan kita tiba. Akankah waktu yang tersisa cukup untuk membuat otakku menyimpan banyak memori tentangmu ? atau sekedar mengingatmu nanti ?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Life Goes On : rehat tidak membutuhkan alasan.

2 minggu lagi Bulan Desember akan berakhir. Ya, itu tandanya rangkaian peristiwa dan cerita di tahun ini juga akan berlalu begitu saja, sama seperti kisah-kisah yang sudah. Minggu ini adalah minggu terakhir perkuliahan, lebih tepatnya minggu ke 14. Setelah minggu ini berakhir akan ada ujian yang menanti di depan mata. Semua terasa sangat cepat, seperti baru saja kemarin aku memulai semester 4 dengan harapan lebih akan pencapaian pencapaian dunia, dan seperti baru saja aku membuat resolusi baru untuk tahun 2020. Jangankan setahun ini, bahkan aku baru saja menyadari keberadaanku di dunia sudah mencapai seperlima abad. Falsafah lama seringkali mengibaratkan waktu memiliki 2 sisi mata pisau yang sama tajamnya. Ia bisa membawamu pada puncak kesuksesan, atau menenggelamkan dan membunuhmu secara perlahan. Waktu itu sebuah harapan, tuntutan, namun juga sebuah cobaan. Rumit memang, tapi yang kutahu pasti, kita bisa berdamai dan berkawan baik dengannya. Kembali ke semangat awal tahun ku di tah...

Hati dan kata

Hati, tak seorangngpun mengerti apa yang ada dalam hati orang lain, karena hati tak bisa berkata, bibir yang berkata. Namun tak semua kata yang terucap sejalan dengan hati. Hati dan perasaan tak pernah menipu, perkataanmu lah yang menipu. Kau anggap seseorang dekat denganmu, hanya karena dia banyak berbagi cerita denganmu ? tak bisa. Mungkin lebih banyak lagi cerita yang tak ia ceritakan padamu. Bisa juga kau menganggap ia biasa padahal ia bercerita padamu hal-hal yang tidak ia ceritakan pada orang lain selain dirimu. Hargailah ia. Dia yang telah melimpahkan kepercayaannya padamu seorang.

KADANG ~

Kadang, ingin engkau disini duduk menemani ceritakan kisahmu sehari Kadang, ingin ku iringi kemana engkau pergi agar ku dapat lihat senyummu berseri. Kini kusadari, engkau begitu berarti isi ruang hidupku penuh arti :)