Bukan aku tak menghargai kehidupan, tapi jujur aku tak suka kesepian, seperti sorot cahaya yang hening melewati kisi-kisi jendela, mengantarkan ingatan pada kehangatan yang telah sirna, mengingatkanku pada hal-hal kecil yang begitu indah untuk dikenang.
Bukan aku tak menghargai kehidupan, tapi jujur aku tak suka keramaian, seperti terdengar derit pintu terbuka berkali-kali adanya, menghantarkan angin yang brhembus pelan, membawa segenap kerinduan yang terpendam, rindu yg kian penat untuk dirasakan.
Bukan aku tak menghargai kehidupan, mungkin aku saja yang terpaku pada ribuan kenangan, atau aku yang kian tak mampu menatap yg dirindukan, atau mungkin aku yg tak ingin menjadikannya yang terlupakan, dan mungkin aku yg bodoh karena tak tahu bagaimana menuangkan kerinduan..
KS
Komentar
Posting Komentar